sumber dari youtube
Rindu Pada siDIA...
Perasaan itu datang kembali...rindu, rindu dan rindu pada DIA...bila diingat kembali...telah aku beberapa kali mengalami rasa ini...bila rasa ini datang bertandang di hati...sangat-sangat terasa manisnya segala apa yang dilakukan...hati pun selalu memujuk agar senantiasa ikhlas dalam setiap perbuatan...
Tapi rasa itu tidak kekal lama...hanya sehari dua bertandang...kemudian pergi begitu sahaja...tapi aku selalu berharap rasa itu sentiasa hadir dalam diri ini...terasa damai sedamainya hati ini...mudah pula air mata ini menitis mengenangkan segala kebaikan dan kasih sayang dariNya yang luas tiada bertepi...apa sahaja yang aku lakukan, baik buruk...sentiasa dibalas dengan kebaikan...besarnya rahmatMu...Engkau selalu ada untukku...cuma aku yang tidak menghargai dan mensyukuri nikmatMu, terlalu banyak dosa yang dilakukan...diri ini terlalu mudah terbuai dengan dunia...tapi jauh di sudut hati...masih ada satu harapan, walau ia hanya seperti sebutir pasir di dasar lautan...tapi ia tetap hadir...ya ia tetap hadir...walaupun seketika..."Aku mahu berubah, Ya Allah"...itulah ungkapan yang hadir ikhlas dari sanubariku...mahu berubah ke arah yang lebih baik...mengharap pengakhiran yang baik di akhir usia...
Teringat satu ungkapan "Hidayah itu milik Allah"...ya, segalanya milik Allah, Dia yang mengaturkan segalanya...hati ini selalu berharap rasa itu akan selalu hadir dalam diri...kerana rasa itu terlalu istimewa...tidak ada sesuatu pun yang boleh disamakan dengan rasa itu....terlalu tenang, damai dan syahdu...sukar untuk diungkapkan...bila rasa itu hadir, mudah pula diri ini melakukan segala yang mampu untuk senantiasa dekat denganMu...mudah saja jiwa ini mencari ruang waktu untuk bertemuMu...walhal jika rasa itu tiada, dan peluang memang ada di depan mata sekalipun, tidak gagah pula diri ini untuk dekat denganMu....moga-moga rasa itu selalu hadir dalam hidupku...Amin..
![]() |
| carian Google |
Hakikat Bahagia
Hayati lirik ini, menyedarkan kita apa itu 'Hakikat Bahagia'..
Bahagia itu dari dalam diri
Terpendam bagai permata di dasar hati
Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani
Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan
Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang
C/O :
Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sihat tidak lupakan Tuhan
Hakikatnya bahagia itu
Bila hati mengingati Tuhan
Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki
Album : See You D IPT
Munsyid : Unic
http://liriknasyid.com
Sumber http://www.hijjaz.com.my
Tahniah Dik!!
Jangan Berprasangka Buruk Sesama Insan, Apalagi pada ALLAH SWT
11/10/2011 05:03:00 PTG |
Label:
Makanan Hati
Kenapa kita masih hendak berprasangka buruk dan mencari-cari kesalahanNya? Berprasangka buruk terhadap orang beriman saja sudah begitu buruk, apalagi jika kita menyangkaNya dengan prasangka yang bukan-bukan. Perhatikanlah apa yang terkandung dalam al-Quran tentang tiga jenis kesalahan:
"Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka kerana sebahagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah memfitnah satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu berasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." [al-Hujurat: 12]
*dipetik dari buku 'Bila ALLAH Menduga Kita' karya Syed Alwi Alatas..
Langgan:
Catatan (Atom)








